Aku Bukan Tuhan
![]() |
| “Tidakkah engkau perhatikan orang yang mengambil hawa nafsunya sebagai tuhan..” (Surah Furqaan : 43) |
Ini kisah seorang hamba yang menjadi penghukum dan mengambil alih kerja Tuhan.
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dia berkata: “Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pernah ada dua orang laki-laki dari Bani Israil yang satunya adalah seorang yang rajin beribadah sedangkan yang satu lagi melampaui batas terhadap dirinya (suka berbuat dosa), mereka adalah dua orang yang saling bersaudara, maka orang yang rajin beribadah selalu melihat saudaranya berbuat dosa, hingga dia berkata: “Berhentilah!” Saudaranya yang berbuat dosa berkata: “Tinggalkanlah aku, demi Tuhanku apakah kamu telah diutus kepadaku sebagai pengawasku?”
Rasulullah bersabda: “Hingga pada suatu hari ketika dia melihat saudaranya telah berbuat dosa yang dia rasa adalah suatu hal yang besar maka dia berkata: “Celaka kamu, berhentilah!” Saudaranya berkata: “Tinggalkanlah aku, demi Tuhanku apakah kamu diutus kepadaku sebagai pengawasku?” Maka laki-laki yang rajin beribadah berkata: “Demi Allah, Allah TIDAK AKAN MENGAMPUNIMU” atau “TIDAK MEMASUKKAN KAMU KE DALAM SYURGA SELAMA-LAMANYA.” Dia mengatakan salah satu darinya.
Rasulullah bersabda: “Lalu Allah mengutus malaikat kepada keduanya untuk mencabut nyawa mereka, lalu keduanya (di hari akhirat) berkumpul (di Mahsyar), maka Allah berfirman kepada orang yang berbuat dosa: “Pergi dan masuklah ke dalam syurga dengan rahmat-Ku”, dan berfirman kepada yang satu (ahli ibadah) lagi: “Apakah kamu lebih tahu tentang urusan-Ku? Apakah kamu membawa rahsia yang ada di tangan-Ku? Pergi dan bawalah dia ke neraka.”
Rasulullah bersabda: “Demi Zat yang jiwa Abul Qasim berada di genggaman-Nya, sungguh dia telah berbicara dengan sebuah kalimah yang menghancurkan dunia dan akhiratnya.”
( Ahmad, no. 7942, Abu Daud, no. 4255)
Allah ta’ala berfirman:
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
“Katakanlah (wahai Muhammad kepada umatmu): Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa kalian“. ( Ali Imran : 31)




Ulasan
Catat Ulasan