Tips Mensyukuri Nikmat Allah
وِن تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
[An-Nahl : 18]
(Dan jika kalian menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kalian tak dapat menentukan jumlahnya) tidak dapat menghitungnya terlebih lagi untuk mensyukurinya secara layak kalian tidak akan mampu melakukannya (Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) karena Dia telah melimpahkan nikmat-Nya kepada kalian padahal kalian meremehkan dan mendurhakai-Nya.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَا أَنْعَمَ اللهُ عزّ وجلّ عَلَى عَبْدٍ نِعْمَةً فَحَمِدَ اللهَ عزّ وجلّ عَلَيْهَا إِلاَّ كَانَ ذَلِكَ الحمد أَفْضَلَ مِنْ تِلْكَ النِّعْمَةِ
? “Tidaklah Allah ‘azza wa jalla menganugerahkan kenikmatan kepada seorang hamba, kemudian ia memuji Allah ‘azza wa jalla karenanya, kecuali al-hamdu (pujian) itu menjadi lebih afdhal daripada kenikmatan tersebut.”
[Riwayat Ath-Thabrani dari Abu Umamah radhiyallahu’anhu, Shahihul Jaami’: 5562]
1. Kebahagian Akhirat(Iman & Islam)
2. Kegembiraan tampa bercampur Kesedihan
3. Kekayaan tampa ada kefakiran
4. Kepandaian yang tiada kebodohan
5. Akal yang disempurnakan dengan ilmu
6. Terpelihara diri dari maksiat & perkara2 haram.
7. Keberanian beserta kesungguhan
8. Keadilan dengan ada rasa kesadaran
9. Kesihatan Badan
10. Kekuatan & kegagahan Badan
11. Keelokan paras tubuh badan
12. Panjang umur
13. Harta yang dimiliki
14. Keluarga yang diperolehi
15. Kemuliaan yang diberi
16. Terdiri dari keluarga yang mulia
17. Hidayah Allah
18. Pimpinan Allah
19. Teguran & Pembetulan Allah
20. Kekuatan dari AllahAllah Azza wa Jalla berfirman:
لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِّنْ أَنفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا مِن قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
“Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika (Allah) mengutus seorang Rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, mensucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur-an) dan Hikmah (As-Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.”
[Ali ‘Imran: 164]
Setiap muslim niscaya meyakini bahwasanya karunia Allah Azza wa Jalla yang terbesar di dunia ini adalah agama Islam. Seorang muslim akan senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberinya petunjuk ke dalam Islam dan mengikuti ajaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah sendiri telah menyatakan Islam sebagai karunia-Nya yang terbesar yang Dia berikan kepada hamba-hamba-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.”
[Al-Maa-idah: 3]
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu.
Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”
[Al-Baqarah: 152]



Ulasan
Catat Ulasan