TAWASSUL DENGAN NABI SAW
Gambar dari 2 tiang pintu MAKAM Rasulullah SAW yang mengukirkan bait syair tentang pujian seorang Arab Badui yang berziarah ke Makam Rasulullah SAW.
Abu Manshur Al Sabbagh dalam karyanya Al-Syamil mengutip hadits terkenal yang diriwayatkan Al-Utbi mengenai kisah seorang arab badui sebagai berikut:
“Suatu saat, aku pernah duduk di samping makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian datanglah seorang a’rabi (Arab badui) dan berkata, ‘Salam sejahtera atasmu, wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan inilah Aku datang kepadamu memohon ampun karena dosaku dan memohon pertolonganmu kepada Rabb-ku.” Kemudian dia mengucapkan syair ini:
يَا خَيْرَ مَنْ دُفِنَتْ فِي التُرْبِ أَعْظُمُـهُ
فَطَابَ مِنْ طِيْبِهِـنَّ اْلقَـاعُ وَالأَ كَمُ
نَفْسِي الفِـدَاءٌ لِقَبْـرٍ َأنـْتَ سَاكِنَـهُ
فِيهِ العَفَافُ وَفِيـهِ الجُـودُ وَالْكَرَمُ
Wahai manusia terbaik yang jasadnya dikebumikan dilembah ini alangkah agungnya dia,
Menjadi harumlah tanah dan bukit karenanya,
Jiwaku menjadi tebusan bagi kubur yang engkau tempati,
Di dalamnya ada kesucian, kemurahan, dan kemuliaan.
Kemudian orang badui itu lalu pergi. Kemudian aku tertidur dan bermimpi bertemu Rasulullah SAW dan beliau berkata,
“Wahai Utbi, kejarlah si arabi tadi. Sampaikan kabar gembira kepadanya bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengampuni dosanya.”
اللهم صلى و سلم على سيدنا محمد
وعلى اله و صبحه و سلم



Amin
BalasPadam