PERNAHKAH TERFIKIR KENAPA KITA DIPERTEMUKAN .
INDAH SEKALI PENCERAHANNYA
ALLAH mempertemukan kita untuk satu alasan...
Entah untuk memberi atau menerima...
Entah untuk belajar atau mengajarkan...
Entah untuk bercerita atau mendengarkan...
Entah untuk sesaat atau selamanya...
Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekadarnya...
Semua nya tidak ada yang sia-sia, karena Allah yang mempertemukan...
Hidup kita saling memerlukan...
Boleh jadi kehadiran kita adalah jawapan atas doa-doa sahabat kita, sebagaimana mereka pun adalah jawapan atas doa-doa kita...
Jika sudah menjadi takdir Allah, meski dengan jarak beribu-ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan, dalam satu ikatan bernama "Ukhuwah"...
Di sini, selalu membuat ku ingin tetap tinggal, di dalam hati dan doa-doa sahabat...
Sampai detik ini kita hebat...Detik berikutnya semoga makin hebat...
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
"Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada. Tetapi para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka".
"Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka?"
Ujar sahabat: "Agar kami boleh turut mencintai mereka."
Lalu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menjawab :
“Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai kerana Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu bersinar bagaikan cahaya di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih.”
(HR. Abu Dawud)
Dalam Hadits lain disebutkan:
"Di sekitar Arsy Allah ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya terdapat orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan Nabi atau pun Syuhada. Para Nabi dan syuhada iri kepada mereka".
Ketika ditanya para sahabat:
“Siapakah mereka itu ya Rasulullah?”. Rasulullah menjawab:
“Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai kerana Allah, saling bersahabat kerana Allah, dan saling berkunjung kerana Allah.”
(HR. Tirmidzi)



Ulasan
Catat Ulasan